Masihlah basah jejak langkah Kita kemarin.
Hujan tak sempat menghapus peluh dan jejak Kita.
Apa bisa kau lihat itu??? Mungkin dari atas sana! !!
Ingatkah saat Kita duduk bersama di teras depan rumahku
Atau ingatkah kau saat kita bersenda gurau di teras samping rumahku.... Sering kali sampai adzan magrib Kita masih asyik ngobrol dan akhirnya bapakmulah yg bisa menghentikan obrolan kita saat itu. Ingatkah kamu semua itu?? Mungkin dari atas sana.
Kau adalah teman sekaligus musuh
Kau adalah malaikat sekaligus setan bagiku.
Sama sepertiku... Aku teman, musuh, malaikat dan setan bagimu.
Hari ini saat Aku berada di tanah rantau. Mendapat kabar kau pergi selamanya. Saat ini Aku yang masih tidak percaya. Kau pergi begitu cepat, bahkan terlalu cepat.
Mimpimu belumlah tercapai
Cita-citamu pun masihlah belum tergantung
Semuanya lenyap seiring kepergianmu
Hanya kenanganlah yang saat ini tinggal disini.
Hanya bayang senyum dan tawamu yang tinggal di sini.
Sementara kau sudah tak lagi bersama.
Andai saja aku bersayap atau punya pintu kemana saja.
Ingin rasanya Aku hadir di sana.
Hanya doalah yang bisa Aku berikan untukmu.
Untukmu kawan secarik tulisan
Untukmu awan seberkas doa
Untukmu kawan air mata ini
Untukmu kawanku....
Selamat jalan wahai kawanku
Semoga semua amalmu di terimanNYA. Dan semoga Allah SWT ampuni dosamu. Amin...
25 September 2012
Untuk Kawanku
Sukma "aji" Setiaji
Published with Blogger-droid v1.7.4
No comments:
Post a Comment