prnh mencoba membangun komunikasi...
Saya membaca status Facebook yang kamu tulis beberapa menit yang lalu. Entah kau tunjukkan untuk siapa, tapi saya rasa akulah orangnya. Bukanya saya kepedean tapi karena semua tuduhan mengarah kepadaku, harus kuakui aku tak bisa mengelak lagi bahkan lari menghindar untuk sembunyi pun tidak dari apa yang kau tuduhkan.
Ehmmmm baiklah, Saya akan menjelaskan tentang tuduhanmu, eeeehhhh bukan tuduhan tp kebenaran yg kau tulis di facebook. Aku benar-benar tak tahu harus melakukan apa. Saya ingin mengungkap sesuatu secara langsung, namun Saya tak bisa berbicara banyak setelah aku dengar suaramu, semua yang ada di kepalaku hilang melayang tak berbekas. Aku laki-laki, aku menginginkamu, tapi apa yang dapat aku lakukan?? tak ada.
Tuhan tahu seberapa besar aku menginginkamu, lewat doa yang selalu membawa namamu. Tuhan tahu seberapa besar aku mencintaimu dari berapa banyak dalam tiap doaku yang terselip namamu. Tapi dari mana kamu tahu apa yang saya inginkan, sementara saya tak pernah berkomunikasi dengan kamu. Sebenarnya saya ingin ngobrol, tapi tak tahu harus ngomong apa!!! Tanyakan itu pada Tuhan???
Andai kau ijinkan saya lebih memilih menulis apa yang saya ingin katakan daripada harus mengucapkannya kepadamu. Andai saya bisa memilih? Saya akan memilih mengirimkan surat ke rumahmu daripada harus lewat telepon. Tapi apa kamu mau??? Maafkan Saya yang seakan tak menunjukan kesungguhanku, maafkan aku tentang kekuranganku ini. Saat ini saya hanya berharap kau tahu apa yang saya inginkan....
Published with Blogger-droid v1.7.4
No comments:
Post a Comment